PERPANJANGAN MASA BERLAKU WORK FROM HOME DALAM RANGKA PENANGANAN COVID-19 DI LINGKUNGAN KERJA

28 March 2020

SURAT KEPUTUSAN

011/SKEP/LBH-SMG/III/2020

Tentang 

PERPANJANGAN MASA BERLAKU WORK FROM HOME DALAM RANGKA PENANGANAN COVID-19 DI LINGKUNGAN KERJA

YLBHI-LBH SEMARANG


Bahwa kondisi masyarakat Indonesia dalam 2 (dua) minggu terakhir khususnya terkait dengan semakin merebaknya pandemik Covid-19 di Indonesia termasuk di wilayah Jawa Tengah, dimana per tanggal 27 Maret 2020, korban positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1046 orang, dengan rincian: 913 orang pasien dalam perawatan, 46 orang sembuh dan 87 orang meninggal. 

Di Jawa Tengah, kasus Covid-19 menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan, yakni ada 43 orang positif Covid-19 dengan rincian : 43 orang pasien dalam perawatan, 2 orang sembuh dan 6 meninggal. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jawa Tengah mencapai 4.352 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 323 orang. 

Dalam merespon kondisi di atas, LBH Semarang melakukan beberapa hal sebagai berikut:


1. YLBHI-LBH Semarang memperpanjang masa Work From Home (bekerja dari rumah) sebelumnya (17 Maret – 29 Maret 2020) selama 2 (dua) pekan ke depan, yakni 30 Maret – 12 April 2020;


2. YLBHI- LBH Semarang tetap melaksanakan aktivitas pemberian layanan bantuan hukum namun ada pembatasan interaksi secara langsung. Sehingga, YLBHI-LBH Semarang menerapkan kebijakan work from home (bekerja dari rumah) pada tanggal 30 Maret – 12 April 2020. Sehingga semua aktivitas dilakukan secara online. YLBHI-LBH Semarang kembali aktif memberikan layanan bantuan hukum secara langsung pada tanggal 13 April 2020;


3. Pembatasan aktivitas layanan bantuan hukum secara langsung berupa:

a. Konsultasi hanya dilakukan via online melalui whatsapp baik chat maupun telpon pada nomor 0882-2890-2001 pada pukul 09.00 – 16.00 WIB atau melalui E-Mail: [email protected] ;

b. Terkait pendampingan langsung termasuk aktivitas pembelaan di pengadilan/kepolisian/dll, PBH diperkenankan jika hal tersebut memang mendesak dan menggunakan protokol yang telah disepakati (menggunakan masker dan menyiapkan handsanitizer pada saat melakukan aktivitas pendampingan);


4. YLBHI-LBH Semarang juga akan menghentikan semua aktivitas pertemuan baik sebagai penyelenggara acara maupun undangan sebagai peserta/narasumber oleh pihak lain pada tanggal 30 Maret s.d. 12 April 2020;


5. YLBHI-LBH Semarang memfasilitasi upaya penanganan terhadap PBH yang memiliki gejala dari Covid-19:

a. Apabila PBH sudah mulai merasakan gejala Covid-19, maka PBH diwajibkan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

• Mengisolasi diri;

• Menghubungi dan berkoordinasi dengan lembaga secara berkala;

• Melakukan pengecekan kepada lembaga penyedia layanan kesehatan;

b. YLBHI-LBH Semarang akan menanggung biaya dari upaya pengecekan tersebut;


6. YLBHI-LBH Semarang akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyebaran Covid-19 dan melakukan respon berkala apabila dibutuhkan.



Semarang, 27 Maret 2020



Zainal Arifin, S.H.I.

Direkt ur            

Categories : Berita Utama

Bagikan

Comment

Berita Utama