Pers Rilis WARGA WATUSALAM MENDATANGI POLRES PEKALONGAN KOTA DAN RUTAN DESAK SEGERA BEBASKAN PEJUANG LINGKUNGAN

18 October 2021


Pekalongan, 18 Oktober 2021 - Warga Watusalam Pekalongan menggruduk Polres pekalongan Kota dan Rutan Pekalongan. Kedatangan warga tidak lain adalah untuk medesak Kapolres agar segera mengambil sikap untuk memberikan Penangguhan/Pengalihan Penahanan kepada dua orang pejuang lingkungan dari Watusalam yang dikriminalisasi oleh PT PAJITEX.

Didepan Polres Pekalongan Kota warga berkumpul dari jam 10 dengan membawa Surat Permohonan Penangguhan/Pengalihan Penahanan. Didepan Polres Pekalongan Kota, warga bersama beberapa mahasiswa membacakan puisi berisi kekecewaan terhadap kriminalisasi yang menimpa pejuang lingkungan.

Selain itu warga sudah siap menjadi penjamin dalam surat permohonan tersebut agar Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota mengambil sikap membebaskan Pejuang lingkungan. Sayang, upaya warga untuk memberikan surat kepada Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Kota tehenti, pasalnya penyidik akan melimpahkan kasus tersebut kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan. keputusan tersebut tidak sesuai apa yang telah disampaikan penyidik, bahwa pelimpahan kasus akan dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober.

Akhirnya warga berpindah ke Rutan Kota Pekalongan untuk memberi dukungan moril kepada dua pejuang lingkungan yag dikriminalisasi karena menolak pencemaran yang dilakukan oleh PT PAJITEX.

Kriminalisasi terjadi dimana-mana. Aparat Kepolisian bertindak tidak sesuai apa yang telah direncanakan hal ini menandakan ketidak berpihakan negara kepada para Pejuang Lingkungan, terutama warga yang sedang berjuang melawan Pencemaran Lingkungan dan Kriminalisasi oleh PT PAJITEX.

 

Narahubung :

0857-9912-0425 (Nico LBH Semarang)

0816-240-088 (Ipul Warga Watusalam)

Categories : Siaran Pers

Bagikan

Comment

Berita Utama